Pertemuan Awal Pembentukan Klaster Filantropi Kesehatan: Peran Aktif Filantropi untuk Pembangunan Kesehatan di Indonesia

Kerangka Acuan Acara (ToR)
Jakarta, 26 Agustus 2019

LATAR BELAKANG

Dalam satu dekade terakhir, sektor kesehatan di Indonesia telah mengalami dinamika hebat yang secara umum disebabkan oleh tiga hal yaitu, adanya perubahan sistem pendanaan dengan lahirnya sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), berakhirnya Millennium Development Goals (MDGs) dengan kegagalan Indonesia dalam pencapaian berbagai target, serta dimulainya Sustainable Development Goals  (SDGs) pada 25 September 2015.

Kegagalan pencapaian MDGs menandai bagaimana kondisi sektor kesehatan Indonesia yang masih jauh dari kata “bermutu”. Berbagai indikator MDGs belum tercapai, khususnya nomor 4 (penurunan angka kematian anak) dan nomor 5 (peningkatan kesehatan ibu). Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, pada 2015 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia yaitu305 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Meskipun Angka Kematian Bayi (AKB) dan balita mengalami penurunan, namun capaian pada 2012 masih cukup jauh dari target MDGs sebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup. Kematian neonatal juga terus mengalami penurunan sampai dengan tahun 2010, tetapi selanjutnya tidak berubah pada 2012. Angka tersebut sudah cukup membuktikan bahwa Indonesia gagal mencapai target MDGs yaitu AKI 102 dan AKB 23 pada akhir 2015.

Setelah MDGs berakhir, kembali muncul program global SDGs yang di dalamnya juga terdapat beberapa pencapaian atau target terkait bidang kesehatan. Pencapaian keseluruhan SDGs termasuk kesehatan membutuhkan sumber daya besar. Mengingat bahwa untuk bidang kesehatan, setiap tahunnya pemerintah hanya menganggarkan 5 persen dari APBN, maka dibutuhkan alternatif sumber daya untuk pembangunan kesehatan nasional. Belajar dari kegagalan MDGs yang salah satunya disebabkan tidak adanya kordinasi lintas sektor yang baik, maka dalam SDGs ini, membangun kemitraan harus menjadi poin penting.

Terdapat beberapa permasalahan kesehatan yang sekarang ini menjadi sorotan mulai dari gizi buruk dan penyakit menular yang meningkat, sistem kesehatan yang regulasinya belum efektif, akses kesehatan yang belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarkat, tidak meratanya fasilitas kesehatan serta tenaga medis, hingga kebutuhan pendanaan bidang kesehatan. Meski demikian, di tengah - tengah tantangan yang dihadapi tersebut muncul berbagai inisiatif dari masyarakat untuk kesehatan. Seperti platform crowfunding yang menjadi terobosan untuk membantu pembiayaan pengobatan penyakit atau kesehatan, pendirian rumah sakit gratis, penyediaan rumah singgah di sekitar rumah sakit, dan sebagainya.


TUJUAN KEGIATAN

  1. Memperkenalkan dan mempromosikan Klaster Filantropi Kesehatan.
  2. Mengidenfikasi permasalahan kesehatan di Indonesia yang harus mendapatkan highlight.
  3. Mendiskripsikan hambatan dan tantangan dalam upaya pembangunan kesehatan nasional.
  4. Memetakkan kebutuhan Klaster Filantropi Kesehatan.
  5. Mendorong kolaborasi antara lembaga filantropi dan jika dimungkinkan lintas sektor untuk pengembangan Klaster Filantropi Kesehatan.

WAKTU DAN TEMPAT

Hari/ tanggal : Senin, 26 Agustus 2019
Waktu: 12.00-16.00 (diawali dengan networking lunch)
Tempat: Duke Room Cyber 2 - Tower lt. 17 - Jl. H.R. Rasuna Said No. 13 Blok. X - Kuningan Timur, Jakarta Selatan


AGENDA ACARA

12.00 - 13.00 : Registrasi dan networking lunchFilantropi Indonesia
13.00 - 13.10 : Pembukaan - MC
13.10 - 13.20 : Sambutan Filantropi Indonesia
13.20 - 13.30 : Perkenalan pesertaMC
13.30 - 14.00 : Pemaparan hasil riset Filantropi Kesehatan di IndonesiaPKMK FKKMK UGM
14.00 - 14.45 : Pemetaan kebutuhan Klaster Filantropi KesehatanFilantropi Indonesia dan PKMK FKKMK UGM
14.45 - 15.30 : Diskusi dan tindak lanjutFilantropi Indonesia dan PKMK FKKMK UGM


PESERTA

Kegiatan ini akan melibatkan peserta berasal dari lembaga filantropi yang memiliki program kerja terkait dengan kesehatan. 


PELAKSANA KEGIATAN

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Filantropi Indonesia dengan Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (PKMK FKKMK UGM), serta dukungan dari Ford Foundation.


INFORMASI

Jl. Gunung Sahari VI No. 38 Jakarta 10720 
Telp. (021) 6287454 | Faks. (021) 6296255 | E-mail This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Contact Person: Aulia (085-696-629-680)



About Us

Pengembangan filantropis di sector kesehatan, memerlukan pendekatan dimana filantrofis dikaji secara ilmiah dan menjadi bagian system pembiayaan. Secara akademisi, konsep dan teori filantropis di sector kesehatan perlu dikaji, diteliti, dan disebarkan secara luas ke seluruh Indonesia

Connet With Us