[Philanthropy Learning Forum ke-22] Optimalisasi Pemanfaatan Pembayaran Digital untuk Kegiatan Filantropi

Aktivitas Filantropi merupakan bagian yang tanpa sadar sudah dilakukan oleh setiap orang. Sekarang ini manfaat filantropi telah meluas. Penggalangan dana publik tidak hanya untuk aksi sosial tapi juga bidang lain seperti pelestarian lingkungan, hak asasi manusia, dan sebagainya. Salah satu hal yang membuat filantropi sekarang ini berbeda dengan sebelumnya, adalah adanya filantropi millennial. Filantropi tersebut dikemas dengan cara baru serta adanya akutanbilitas dan transparansi. Selain itu transformasi filantropi ke digital juga menjadi tanda utama perubahan dunia filantropi, karena telah mempermudah cara menyumbang atau berdonasi. Meski demikian promosi terkait transformasi filantropi digital masih belum banyak di dengar masyarakat terutama bagi yang tinggal di daerah. Oleh karena itu, Philantropy Learning Forum ke 20 hadir di Semarang dengan tema Optimalisasi Pemanfaatan Pembayaran Digital untuk Kegiatan Filantropi pada 24 April 2019. Terdapat tiga narasumber dalam acara tersebut yaitu Hamid Abidin (Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia), Armyn Gita (Public Affairs Lead Gopay), dan Aris Ristian, Branch Manager Rumah Zakat Semarang.

Faktor-Faktor di Balik Penetapan Indonesia Sebagai Negara Paling Dermawan Sedunia

Liputan6.com, Jakarta - Mengungguli Australia dan Selandia Baru, Indonesia dinobatkan sebagai negara paling dermawan sedunia berdasarkan laporan World Giving Index yang dirilis Charity Aid Foundation (CAF) setelah melalui tiga pertimbangan.

"Menolong orang asing atau tidak dikenal yang membutuhkan bantuan, menyumbang untuk amal, dan partisipasi organisasi dalam bentuk volunteerism," tutur Ketua Badan Pengurus Perhimpunan Filantropi Indonesia Timotheus Lesmana saat konferensi pers Filantropi Indonesia Festival (FIFest) 2018 di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 7 November 2018.

Di acara pembukaan FIFest 2018, Kamis, 15 November 2018, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro berusaha mengungkap faktor-faktor di balik penobatan yang membanggakan tersebut.

Ini Daftar Miliarder di Dunia yang Suka Beramal

Suara.com - Bertambahnya kekayaan tak lantas membuat beberapa miliarder ini lupa diri, bahkan mereka kian gemar beramal. Tren menyumbangkan dana atau akrab disebut filantropi kini seolah menjamur di kalangan miliarder Amerika Serikat.

Para miliarder ini menemukan kepuasan dalam beramal dan menemukan kesenangan dalam membantu korban bencana alam dengan menyediakan kebutuhan hidup.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 3 pengusaha kaya dunia yang sering berama:

Chan Zuckerberg Initiative Awards $68 Million for Human Cell Atlas

The Chan Zuckerberg Initiative has announced grants totaling $68 million in support of the continued development of the Human Cell Atlas (HCA), an international effort to map all cells in the human body.

The grants will launch the Seed Networks for the Human Cell Atlas and fund more than three dozen interdisciplinary teams working to create cellular and molecular maps of specific tissues in a healthy body that can serve as a resource for advancing understanding of what goes wrong when disease strikes. Team members represent twenty countries and more than two hundred labs, with 45 percent of the projects featuring international collaborations.

According to CZI, Seed Networks projects will generate new tools, open-source analysis methods, and significant contributions of data to the Human Cell Atlas Data Coordination Platform, enabling data sharing among researchers and research institutes. To that end, CZI is working with the European Bioinformatics Institute, the Broad Institute of Harvard and MIT, and the University of California, Santa Cruz to formulate, fund, and jointly build the platform. All the data, protocols, and computational tools developed as a part of the effort will be available free of charge to the research community.

The Role of Philanthropy in Preventing Health Care Harm

Preventable harm in health care is a leading cause of death in America and must be tackled more comprehensively — as a public health crisis — than it has been to date. Philanthropy has a key role to play, and it's highlighted in a new call to action developed by the National Patient Safety Foundation.

The call to action builds on successful efforts to reduce health care-associated infections and is inspired by America's long history of coordinated public health responses to specific diseases and conditions. That history produced what arguably is the greatest advance in America in the twentieth century: an increase in the life expectancy of Americans of some thirty years.

Efforts to improve patient safety have been ongoing for several decades, but the improvement has been limited. What's needed now is a shift from reactive piecemeal interventions driven by individual organizations to a coordinated system-wide effort aimed at providing safe care delivery across all aspects of care. Philanthropy is essential to that shift, and its role should play out across several dimensions.

About Us

Pengembangan filantropis di sector kesehatan, memerlukan pendekatan dimana filantrofis dikaji secara ilmiah dan menjadi bagian system pembiayaan. Secara akademisi, konsep dan teori filantropis di sector kesehatan perlu dikaji, diteliti, dan disebarkan secara luas ke seluruh Indonesia

Connet With Us