[Philanthropy Learning Forum ke-22] Optimalisasi Pemanfaatan Pembayaran Digital untuk Kegiatan Filantropi

Aktivitas Filantropi merupakan bagian yang tanpa sadar sudah dilakukan oleh setiap orang. Sekarang ini manfaat filantropi telah meluas. Penggalangan dana publik tidak hanya untuk aksi sosial tapi juga bidang lain seperti pelestarian lingkungan, hak asasi manusia, dan sebagainya. Salah satu hal yang membuat filantropi sekarang ini berbeda dengan sebelumnya, adalah adanya filantropi millennial. Filantropi tersebut dikemas dengan cara baru serta adanya akutanbilitas dan transparansi. Selain itu transformasi filantropi ke digital juga menjadi tanda utama perubahan dunia filantropi, karena telah mempermudah cara menyumbang atau berdonasi. Meski demikian promosi terkait transformasi filantropi digital masih belum banyak di dengar masyarakat terutama bagi yang tinggal di daerah. Oleh karena itu, Philantropy Learning Forum ke 20 hadir di Semarang dengan tema Optimalisasi Pemanfaatan Pembayaran Digital untuk Kegiatan Filantropi pada 24 April 2019. Terdapat tiga narasumber dalam acara tersebut yaitu Hamid Abidin (Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia), Armyn Gita (Public Affairs Lead Gopay), dan Aris Ristian, Branch Manager Rumah Zakat Semarang.

Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa Gopay tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk aktivitas pembayaran dari pembelian suatu barang atau produk tetapi juga dapat untuk menyumbang atau berdonasi. Melalui Gopay for Good yang diluncurkan pada April tahun 2018, pengguna Go-Pay bisa berdonasi ke ratusan organisasi dan rumah ibadah dengan cukup melakukan scan kode QR atau memilih Go-Pay sebagai metode pembayaran. Mekanisme digital juga akan menjadikan pengumpulan donasi publik menjadi lebih mudah, aman, transparan, dan tepat sasaran. Hingga April 2019, telah ada 300 yayasan, perhimpunan, rumah ibadah yang telah memanfaatkan program tersebut. Salah satu lembaga sosial yang memanfaatkan Gopay for Good adalah Rumah Zakat yang telah bekerjasaa sejak 2018. Rumah Zakat sendiri juga telah memiliki platfrom crowfunding mandiri yang bernama Sharing Happiness melalui lama: https://sharinghappiness.org/.

Tujuan kegiatan ini selain, memperkenalkan inovasi donasi digital ke organisasi, yayasan, dan lembaga diharapkan menjadi bentuk capacity building bagi mereka dalam memanfaatkan teknologi untuk mengumpulkan donasi. Terdapat 50 organisasi nirlaba yang hadir dalam acara tersebut.


Sumber: http://filantropi.or.id/berita/d/-philanthropy-learning-forum-ke-22-optimalisasi-pemanfaatan-pembayaran-digital-untuk-kegiatan-filantropi

About Us

Pengembangan filantropis di sector kesehatan, memerlukan pendekatan dimana filantrofis dikaji secara ilmiah dan menjadi bagian system pembiayaan. Secara akademisi, konsep dan teori filantropis di sector kesehatan perlu dikaji, diteliti, dan disebarkan secara luas ke seluruh Indonesia

Connet With Us